Coba perhatikan meja kopi atau meja tamu di ruang keluarga Anda. Seringkali, ia menjadi “pulau” tak bertuan di tengah ruangan, tempat mendaratnya berbagai macam barang. Akibatnya, meja yang berantakan ini secara tidak sadar bisa membuat seluruh ruangan terasa kacau.
Padahal, meja kopi adalah pusat visual dari sebuah ruang keluarga. Oleh karena itu, menatanya dengan benar adalah salah satu cara tercepat dan termudah untuk meningkatkan penampilan ruangan. Pada dasarnya, ini bukan tentang membuatnya steril, melainkan tentang menciptakan sebuah komposisi yang seimbang antara fungsi dan keindahan. Nah, seni menata ini dikenal sebagai “Coffee Table Styling”. Mari kita pelajari aturan mainnya.
1. Fondasi Penataan: Mulai dengan Sebuah Nampan (Tray)
Pertama-tama, ini adalah rahasia nomor satu para desainer interior. Singkatnya, sebuah nampan adalah senjata ajaib Anda. Sebab, alih-alih meletakkan barang-barang kecil secara terpisah di atas meja, Anda bisa mengelompokkan mereka di dalam sebuah nampan dekoratif.
Mengapa Nampan Sangat Penting?
- Menciptakan Keteraturan: Nampan memberikan “batas” visual yang jelas. Dengan kata lain, ia mengumpulkan benda-benda kecil (remote, lilin) menjadi satu kesatuan yang rapi, bukan beberapa item yang berserakan.
- Memudahkan Pembersihan: Saat Anda perlu membersihkan meja, Anda tidak perlu mengangkat lima benda satu per satu. Sebaliknya, cukup angkat satu nampan, lap meja, lalu letakkan kembali. Tentu saja, ini sangat praktis!
- Menambah Lapisan Tekstur: Selain itu, sebuah nampan dari kayu, rotan, atau logam berwarna emas bisa menambahkan lapisan tekstur dan warna yang membuat penataan terlihat lebih profesional.
2. Terapkan Formula Keseimbangan: Tinggi, Rendah, dan Personal
Untuk menciptakan komposisi yang menarik secara visual, jangan letakkan benda-benda dengan tinggi yang seragam. Sebaliknya, ciptakan dinamika dengan memadukan tiga jenis elemen utama.
Sesuatu yang Tinggi (Elemen Vertikal)
Anda memerlukan setidaknya satu objek yang memiliki ketinggian. Sebab, ini akan menarik pandangan mata ke atas dan memecah kesan datar pada meja. Sebagai contoh:
- Sebuah vas ramping dengan beberapa tangkai bunga segar atau daun eukaliptus yang elegan.
- Beberapa lilin pilar (pillar candles) dengan tinggi yang berbeda.
- Sebuah patung atau objek seni kecil yang vertikal.
Sesuatu yang Rendah (Elemen Horizontal)
Elemen ini berfungsi sebagai “jangkar” atau fondasi dari penataan Anda. Biasanya, pilihan yang paling populer dan efektif adalah tumpukan buku.
- Pilih 2-3 buku dengan sampul yang menarik (dikenal sebagai coffee table books). Kemudian, tumpuk secara horizontal. Tumpukan buku ini juga bisa menjadi alas untuk meletakkan objek lainnya yang lebih kecil.
- Alternatif lain bisa berupa mangkuk dekoratif yang ceper atau kotak kayu yang cantik.
Sesuatu yang Personal dan Unik
Inilah elemen yang menyuntikkan kepribadian Anda ke dalam penataan. Artinya, ini adalah benda yang memiliki cerita atau bentuk yang tidak biasa.
- Sebuah benda unik yang Anda temukan saat berlibur.
- Lilin dengan aroma favorit Anda di dalam wadah kaca yang indah.
- Sebuah pot kecil berisi tanaman sukulen atau kaktus.
3. Gunakan Aturan Tiga (The Rule of Three)
Dalam dunia desain, komposisi dalam jumlah ganjil—terutama tiga—selalu terlihat lebih menarik dan alami daripada jumlah genap. Oleh karena itu, alih-alih menata meja Anda secara simetris, cobalah untuk menciptakan tiga “kelompok” atau “zona” utama di atasnya. Misalnya, bagi meja persegi panjang Anda menjadi tiga bagian: satu bagian untuk vas tinggi, satu bagian untuk tumpukan buku, dan satu bagian untuk nampan berisi pernak-pernik.
4. Jangan Pernah Lupakan Fungsi
Meja kopi yang indah akan percuma jika Anda tidak bisa menggunakannya untuk meletakkan secangkir kopi. Maka dari itu, selalu seimbangkan antara estetika dan fungsi.
Pastikan Anda menyisakan cukup banyak ruang kosong di permukaan meja. Selain itu, siapkan tatakan gelas (coasters) yang stylish. Kemudian, Anda bisa menumpuknya dengan rapi di atas tumpukan buku atau di dalam nampan, menjadikannya bagian dari dekorasi itu sendiri. Untuk remote, “sembunyikan” di dalam kotak dekoratif atau letakkan dengan rapi di dalam nampan.
5. Sesuaikan Penataan dengan Bentuk Meja
- Untuk Meja Persegi atau Persegi Panjang: Tentunya, Aturan tiga dan pembagian zona sangat cocok untuk bentuk ini. Anda bisa menggunakan nampan persegi untuk mempertegas bentuknya.
- Untuk Meja Bulat atau Oval: Di sisi lain, penataan terpusat biasanya terlihat paling baik. Kelompokkan tiga objek utama Anda (vas, buku, dan mangkuk kecil) di tengah meja dalam formasi segitiga.
Kesimpulan
Menata meja kopi adalah sebuah latihan kreativitas yang cepat dan sangat memuaskan. Selain itu, ini adalah kesempatan untuk menampilkan benda-benda yang Anda sukai dan mengatur nada untuk seluruh ruang tamu.
Jadi, jangan takut untuk bermain-main dan menukar pajangan Anda secara berkala. Sebaliknya, anggap meja kopi Anda sebagai sebuah panggung mini yang bisa Anda tata ulang sesuai musim atau suasana hati. Dengan sedikit perhatian pada detail, ia akan berubah dari sekadar tempat menaruh remote menjadi pusat perhatian yang elegan dan berkelas di rumah Anda.






