Cicak adalah pemandangan yang sangat umum di hampir setiap rumah di Indonesia. Sebenarnya, kehadiran beberapa ekor cicak bisa menjadi hal yang positif. Sebab, mereka adalah predator alami yang membantu mengendalikan populasi serangga kecil seperti nyamuk, laron, dan laba-laba kecil. Namun, masalah muncul ketika populasi mereka menjadi terlalu banyak.
Kotoran cicak yang berjatuhan di mana-mana di lantai, di dinding, di atas furnitur tentu saja tidak higienis dan sangat merusak pemandangan. Alih-alih menggunakan racun atau perangkap yang kejam, ada banyak sekali cara yang lebih alami untuk membuat mereka tidak betah. Kuncinya adalah dengan memanfaatkan aroma yang mereka benci dan membuat rumah Anda menjadi tempat yang kurang menarik. Oleh karena itu, mari kita pelajari caranya.
Memahami Perilaku Cicak: Kenapa Mereka Suka Rumah Anda?
Sebelum mengusir, kita perlu tahu dulu mengapa mereka datang. Cicak masuk ke rumah Anda karena tiga alasan utama:
- Sumber Makanan Melimpah: Rumah Anda memiliki banyak serangga kecil yang menjadi santapan mereka. Biasanya, serangga ini berkumpul di dekat sumber cahaya pada malam hari.
- Tempat Bersembunyi yang Aman: Celah-celah di dinding, bagian belakang lukisan, atau di atas lemari adalah tempat persembunyian yang ideal bagi cicak.
- Kehangatan: Dinding rumah dan peralatan elektronik yang hangat menjadi tempat yang nyaman bagi mereka untuk beristirahat.
7 Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami
Berikut adalah beberapa metode yang bisa Anda coba, mulai dari yang paling populer hingga yang paling preventif.
1. Manfaatkan Cangkang Telur
Ini adalah salah satu metode tradisional yang paling terkenal. Meskipun begitu, belum ada bukti ilmiah yang kuat. Teorinya, banyak orang percaya aroma belerang yang samar dari sisa putih telur di cangkang dapat mengingatkan cicak pada predator.
Cara Penggunaan: Setelah menggunakan telur, jangan cuci cangkangnya. Cukup keringkan, lalu remukkan menjadi beberapa bagian kasar. Kemudian, tebarkan serpihan cangkang ini di sudut-sudut ruangan, di dekat ventilasi, atau di area di mana Anda sering melihat cicak.
2. Aroma Tajam dari Bawang
Cicak memiliki indra penciuman yang sensitif dan mereka sangat membenci aroma tajam dari senyawa sulfur yang keluarga bawang keluarkan. Tentu saja, aroma ini sangat mengganggu bagi mereka.
Cara Penggunaan: Cukup iris beberapa siung bawang merah atau bawang putih, letakkan di atas piring kecil, dan tempatkan di sudut-sudut tersembunyi. Selain itu, Anda juga bisa membuat semprotan dengan cara menghaluskan beberapa siung bawang putih dengan air, saring, lalu semprotkan airnya di sekitar kusen jendela.
3. Semprotan Lada atau Bubuk Cabai
Sama seperti banyak hewan lainnya, cicak tidak tahan terhadap capsaicin (zat pedas pada cabai) dan piperine (zat pedas pada lada). Oleh karena itu, zat ini bisa menimbulkan iritasi pada indra mereka.
Cara Penggunaan: Campurkan 2-3 sendok teh bubuk lada hitam atau bubuk cabai ke dalam sebotol air, lalu kocok hingga rata. Setelah itu, semprotkan larutan ini di area-area yang sering cicak lalui. Berhati-hatilah agar tidak menyemprotkannya ke perabotan kain yang bisa bernoda.
4. Bubuk Kopi dan Tembakau
Ini adalah metode yang lebih kuat. Cicak sangat tidak menyukai aroma kopi yang kuat, dan nikotin dalam tembakau bisa bersifat racun bagi mereka.
Cara Penggunaan: Ambil sedikit ampas kopi yang masih basah, lalu campurkan dengan sedikit tembakau kering (Anda bisa mengambilnya dari sebatang rokok). Kemudian, bentuk campuran ini menjadi bola-bola kecil dan letakkan di jalur yang sering dilewati cicak.
5. Gunakan Kapur Barus (Kamper)
Kapur barus mengandung naftalena, sebuah zat dengan bau sangat menyengat yang efektif mengusir berbagai jenis serangga dan juga cicak.
Cara Penggunaan: Letakkan beberapa butir kapur barus di dalam lemari, di laci, atau di sudut-sudut tersembunyi. Peringatan penting: Kapur barus beracun jika tertelan. Jadi, pastikan untuk menjauhkannya dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
6. Minyak Esensial Pengusir Serangga
Jika Anda tidak suka dengan bau bawang atau kapur barus, maka menggunakan minyak esensial adalah solusi yang lebih wangi untuk Anda, namun tetap cicak benci.
Pilih minyak esensial dengan aroma yang tajam seperti Peppermint (daun mint), Lemongrass (sereh), atau Eucalyptus. Campurkan sekitar 15-20 tetes minyak esensial ke dalam sebotol air, lalu gunakan sebagai semprotan ruangan. Semprotkan secara rutin di dekat jendela, pintu, dan sudut ruangan.
7. Langkah Paling Efektif: Hilangkan Sumber Makanan Mereka
Semua metode di atas bersifat mengusir. Namun, cara paling efektif dalam jangka panjang adalah dengan membuat rumah Anda tidak lagi menarik bagi cicak. Jika tidak ada makanan, tentunya mereka akan pergi dengan sendirinya.
Jaga kebersihan rumah Anda dari sisa-sisa makanan untuk mengurangi populasi semut dan serangga kecil lainnya. Selain itu, matikan lampu teras atau lampu luar ruangan yang tidak perlu di malam hari, karena cahaya inilah yang mengundang laron dan serangga lain. Terakhir, tutup semua retakan atau celah kecil di dinding yang bisa menjadi pintu masuk mereka.
Kesimpulan
Mengelola populasi cicak di dalam rumah tidak berarti Anda harus menggunakan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Dengan memahami apa yang mereka tidak sukai dan dengan menjaga kebersihan rumah, Anda bisa secara signifikan mengurangi kehadiran mereka.
Pada akhirnya, tujuan utamanya adalah menciptakan sebuah lingkungan di mana Anda bisa hidup dengan nyaman di dalam, sementara cicak tetap bisa menjalankan perannya sebagai pengendali serangga di luar rumah Anda. Selamat mencoba!






